• Jalan Raya Tangkuban Parahu No. 517
  • (022) 2786245
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Jurnal
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • LAYANAN
Thumb
16 dilihat       09 April 2026

Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI ke BRMP Sayuran Perkuat Dukungan Kemandirian Pangan

Lembang, 9 April 2026 — Komisi IV DPR RI melaksanakan Kunjungan Kerja Spesifik ke BRMP Sayuran di Lembang, Jawa Barat, dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan terhadap sektor pertanian, khususnya penguatan perbenihan dan pengembangan komoditas hortikultura.
Kegiatan diawali dengan peninjauan Gudang Bawang Putih, di mana rombongan memperoleh penjelasan mengenai produksi benih bawang putih hasil pengembangan BRMP sebagai komoditas strategis dalam mendukung pengurangan ketergantungan impor.
Selanjutnya, rombongan mengunjungi Laboratorium Kultur Jaringan Kentang untuk melihat secara langsung proses perbanyakan benih melalui teknologi kultur jaringan. Kegiatan dilanjutkan ke Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang menampilkan pemanfaatan lahan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga, sekaligus dilakukan panen sayuran secara simbolis.
Rangkaian kunjungan dilanjutkan di aula melalui sesi pembukaan yang diisi dengan sambutan serta diskusi bersama para pemangku kepentingan.
Dalam sambutannya, Kepala BRMP, Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si, menyoroti masih tingginya ketergantungan impor bawang putih dibandingkan dengan kemampuan produksi dalam negeri.
“Kebutuhan impor bawang putih kita rata-rata 600 sampai 700 ribu ton per tahun, sementara kemampuan produksi lokal kita baru sekitar 50 ribu ton. Ini adalah tantangan besar yang sedang kita kejar melalui penyiapan benih unggul agar kita tidak lagi terus-menerus bergantung pada pasar luar negeri,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Indonesia memiliki potensi varietas unggul lokal yang mampu meningkatkan produktivitas secara signifikan.
“Varietas lokal seperti Lumbu Hijau dan Tawangmangu sanggup menghasilkan 15 hingga 25 ton per hektar. Dengan dukungan teknologi dan pemurnian varietas, kami siap mendukung target perluasan lahan hingga 100 ribu hektar,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, S.E., menegaskan pentingnya penguatan sektor perbenihan sebagai fondasi utama kemandirian pangan nasional.
“Kemandirian pangan tidak akan tercapai selama bumbu dapur yang paling dasar sekalipun, seperti bawang putih, masih harus didatangkan dari negeri orang. Memperkuat benih lokal adalah langkah pertama kita untuk berhenti menjadi pasar dan mulai menjadi produsen,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa kualitas benih menjadi faktor penentu dalam peningkatan daya saing komoditas pertanian.
“Benih merupakan titik awal sekaligus penentu utama keberhasilan pembangunan pertanian. Kualitas benih akan menentukan produktivitas dan daya saing produk bawang putih kita,” tambahnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang melibatkan anggota Komisi IV DPR RI, penangkar bawang putih, serta para pemangku kepentingan lainnya. Dalam diskusi tersebut, berbagai masukan dan aspirasi disampaikan, antara lain terkait kendala produksi, distribusi benih, serta dukungan kebijakan yang diperlukan untuk meningkatkan daya saing komoditas bawang putih dalam negeri.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bandung Barat (Jeje Ritchie Ismail) bersama Wakil Bupati Bandung Barat, jajaran Kementerian Pertanian termasuk Direktorat Jenderal Hortikultura, Badan Pangan Nasional, serta perwakilan BUMN sektor pertanian seperti PT Pupuk Indonesia (Persero) dan ID FOOD, serta para penangkar dan asosiasi komoditas hortikultura.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara legislatif dan pelaksana teknis semakin kuat dalam mendukung pembangunan sektor pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.

Prev Next

- Raya Virgiawan


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Sinergi Teknologi Pertanian: BRMP Sayuran Dampingi Kegiatan Digitalisasi Pengairan...
    06 Agu 2026 - By Raya Virgiawan
  • Thumb
    BRMP Sayuran Laksanakan Audit Surveillance 2 ISO 9001:2015
    06 Agu 2026 - By Raya Virgiawan
  • Thumb
    Perkuat Koordinasi dengan Kemenkeu, BRMP Sayuran Dorong Layanan PNBP Lebih Adaptif Lembang
    30 Jul 2026 - By Raya Virgiawan
  • Thumb
    🌱 Stok Benih Sayuran UPBS BRMP – Update 29 Juli 2026!
    29 Jul 2026 - By Humas BRMP Sayuran
  • Thumb
    Perkuat Kolaborasi Komoditas Hortikultura, BRMP Sayuran Terima Kunjungan ...
    28 Jul 2026 - By Raya Virgiawan

tags

Perakitan Modernisasi

Kontak

(022) 2786245
(022) 2788228
[email protected]

Jalan Tangkuban Parahu No. 517 Cikole, Kec. Lembang, Kab. Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat 40391

website: sayuran.brmp.pertanian.go.id

© 2022 - 2026 Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Sayuran. All Right Reserved